uku ini menawarkan perspektif kritis terhadap fenomena AI yang kini merambah berbagai aspek kehidupan. Penulis menyoroti bagaimana AI memengaruhi kedaulatan manusia, privasi, dan struktur demokrasi, serta mengajak pembaca untuk bersikap bijak dalam mengadopsi teknologi agar kemanusiaan tetap menjadi pusat inovasi.