uku ini menawarkan perspektif kritis terhadap fenomena AI yang kini merambah berbagai aspek kehidupan. Penulis menyoroti bagaimana AI memengaruhi kedaulatan manusia, privasi, dan struktur demokrasi, serta mengajak pembaca untuk bersikap bijak dalam mengadopsi teknologi agar kemanusiaan tetap menjadi pusat inovasi.
Khawatir, cemas, depresi, perfeksionisme, mengkritik diri sendiri… “Kenapa aku mengulangi kebiasaan psikologis yang buruk?” “Kenapa aku banyak pikiran?” “Kenapa aku terpengaruh oleh emosi yang tidak nyaman?” “Kenapa aku mengulangi perbuatan yang kusesali?” Pertanyaan-pertanyaan itu mungkin bisa kamu jawab setelah membaca perlahan buku Seni Mengelola Emosi karya In Hyun-Jin.…
Pedoman Pertama Psikiater untuk Generasi Antistres. Dalam menghadapi klien yang tak terhitung jumlahnya, yang menderita gangguan psikosomatis akibat kerja lembur dan beban keluarga, dr. Chen Yen-I memberi peringatan: “Seseorang jatuh sakit karena mereka terlalu pandai menahan stres!” Buku ini berfokus pada berbagai realitas ‘lelah hidup’. Sama halnya seperti tengah melakukan konsult…
Dalam 25 tahun, Marc Brackett―sebagai ilmuwan emosi― telah mengembangkan cetak biru untuk memahami emosi kita dan menggunakannya dengan bijak sehingga membantu, bukan menghalangi, kesuksesan dan kebahagiaan kita. Marc memimpin tim penelitian untuk menyelidiki akar kecerdasan emosional. Resepnya adalah sistem yang disebut RULER, pendekatan berdampak tinggi dan cepat untuk memahami dan men…
Buku ini membahas konsep inteligensi dari berbagai perspektif psikologi, termasuk teori kecerdasan klasik dan modern. Penulis menguraikan bagaimana kecerdasan tidak hanya dipahami sebagai kemampuan intelektual semata, tetapi juga mencakup aspek emosional, sosial, dan spiritual. Pembahasan diarahkan pada pemahaman menyeluruh mengenai potensi manusia serta upaya pengembangannya dalam konteks p…