Siapakah yang berkuasa menyebut seseorang dalam kondisi sehat atau sakit? Gagasan sederhana tersebut yang menjadi titik awal dari ide buku ini. Secara cermat dan tajam, kedua penulis berhasil mencelikkan mata publik terkait dominasi nalar instrumentalis dalam praktik kedokteran yang masih cenderung menempatkan pasien sebagai objek semata. Buku ini mengajak pembaca untuk bertualang dalam labirin…
Buku ini membahas bagaimana logika digunakan sebagai medan sosial untuk menggeser, memelintir, atau membunyikan suatu kalimat, yang menunjukkan bahwa logika bukan hanya sekadar aturan berpikir.